SIMULASI
TNI AL Gelar Latihan Anti-Serangan Udara di Laut Jawa dengan Rudal C-705
09 Agustus 2026
Laut Jawa
8 views
KRI Teluk Gilimanuk-531, kapal perang jenis Landing Ship Tank (LST) TNI AL, melaksanakan latihan pertahanan udara di perairan Laut Jawa. Latihan ini mensimulasikan skenario kapal sedang beroperasi dan menerima ancaman serangan udara dari pesawat musuh atau rudal anti-kapal. Tujuan latihan adalah menguji prosedur tanggap darurat (emergency drill) dan kemampuan sistem senjata rudal C-705 yang dipasang di kapal.
Prosedur latihan dimulai dengan peringatan dini dari sistem radar kapal yang mendeteksi sasaran udara tak dikenal (unidentified air contact) mendekati formasi. Komandan kapal segera memerintahkan kondisi siaga tempur (battle stations). Kru senjata bergerak cepat menuju posisi rudal C-705. Tahap pertama adalah akuisisi sasaran (target acquisition), di mana operator radar pengendali tembakan (fire control radar) mengunci sasaran yang terbang pada ketinggian dan kecepatan tertentu.
Setelah penguncian (lock-on) diperoleh dan sasaran berada dalam jangkauan efektif rudal, komandan memberikan otorisasi penembakan (firing authorization). Rudal C-705 diluncurkan dengan daya dorong booster yang melemparkannya dari tabung peluncur, sebelum motor sustainer menyala untuk menerbangkannya ke sasaran. Selama penerbangan, rudal dipandu oleh sistem pemandu inersia dan aktif radar di fase terminal. Seluruh proses, dari deteksi hingga peluncuran, diukur waktu responsnya. Latihan ini melibatkan juga prosedur pengelakan kapal (ship maneuvering) seperti zig-zag untuk mengurangi kemungkinan terkena serangan balasan, serta koordinasi dengan sistem pertahanan udara lain dalam satuan tugas jika ada.