Sketsa Taktis
Memahami Strategi, Membangun Kekuatan Bangsa
BEDAH TAKTIK

Latihan TNI AD: Manuver Batalyon Infanteri dengan Formasi Belah Ketupat

Latihan TNI AD: Manuver Batalyon Infanteri dengan Formasi Belah Ketupat
Latihan tempur Batalyon Infanteri 100/Raider di Pusat Latihan Tempur Cikole, Jawa Barat, mengimplementasikan formasi belah ketupat pada Senin, 18 Agustus 2026. Formasi ini digunakan untuk manuver ofensif di medan terbuka dengan tujuan meminimalkan kerentanan terhadap tembakan frontal. Langkah pertama: komandan peleton membagi pasukan menjadi empat regu yang membentuk sudut 90 derajat di setiap sisi. Regu depan bertugas sebagai pengintai dan penarik tembakan, regu samping kiri dan kanan menyediakan perlindungan sayap, sedangkan regu belakang menjadi cadangan dan pengaman belakang. Setiap regu bergerak dengan jarak 50 meter antar titik untuk menghindari konsentrasi pasukan. Pada fase kedua, seluruh regu secara sinkron merapat ke pusat formasi saat mendekati target, kemudian melancarkan serangan simultan dari tiga arah. Prosedur ini memerlukan koordinasi radio yang ketat dan pemahaman peta topografi. Latihan ini juga melibatkan simulasi tembakan musuh dari bunker, sehingga pasukan harus melakukan manuver zigzag sambil tetap mempertahankan formasi. Evaluasi akhir menunjukkan bahwa formasi belah ketupat efektif memecah konsentrasi tembakan musuh dan memungkinkan infiltrasi cepat ke garis pertahanan musuh.
ENTITAS TERDETEKSI
Organisasi: TNI AD, Batalyon Infanteri 100/Raider, Pusat Latihan Tempur Cikole
Lokasi: Cikole, Jawa Barat