Sketsa Taktis
Memahami Strategi, Membangun Kekuatan Bangsa
PERALATAN

Uji Coba Meriam CAESAR TNI AD di Puslatpur Divisi 2 Fokus pada Shoot-and-Scoot

Uji coba meriam CAESAR TNI AD di Puslatpur Divisi 2 mengasah taktik shoot-and-scoot yang menekankan kecepatan dan disiplin kru. Dengan prosedur emplacement 50 detik dan evakuasi maksimal 5 menit, siklus hide-shoot-scoot diuji pada tiga target jarak 15–22 km, menghasilkan CEP rata-rata 25 meter. Pelajaran taktis utama: kelangsungan hidup artileri modern bergantung pada kemampuan bergerak cepat dan koordinasi dengan radar counter-battery.

Uji Coba Meriam CAESAR TNI AD di Puslatpur Divisi 2 Fokus pada Shoot-and-Scoot

Pada 24 September 2026, TNI AD menggelar uji coba operasional sistem artileri modern di Puslatpur Divisi 2, Malang. Fokus latihan bukan sekadar menguji daya ledak meriam CAESAR, melainkan mengasah taktik shoot-and-scoot yang menjadi kunci bertahan hidup artileri di medan perang modern. Dalam simulasi situasi pertempuran nyata, meriam yang terlalu lama berada di satu titik adalah sasaran empuk bagi counter-battery lawan. Oleh karena itu, setiap tahapan latihan dirancang untuk menguji kecepatan reaksi dan disiplin kru dalam eksekusi prosedur tembak-pindah.

Tahapan Prosedural: Dari Hide Position hingga Pelarian Taktis

Latihan dimulai dengan menempatkan meriam CAESAR di posisi awal yang disebut hide position, sebuah titik koordinat yang telah ditentukan dan dilindungi kamuflase net serta vegetasi alami. Tahap ini adalah fondasi taktik shoot-and-scoot: sebelum menembak, meriam harus benar-benar tersembunyi. Begitu perintah tembak diterima, kru melaksanakan prosedur emplacement yang terukur:

  • Menurunkan spade (stabilisator belakang) untuk mengunci posisi.
  • Membuka travel lock agar laras bebas bergerak.
  • Melaksanakan aiming ulang menggunakan sistem navigasi dan kalkulasi balistik.

Keseluruhan proses emplacement ini dicatat memakan waktu rata-rata 50 detik. Setelah tembakan pertama diluncurkan menggunakan amunisi HE 155 mm, meriam harus segera dievakuasi dalam batas waktu maksimal 5 menit. Batas ini bukan tanpa alasan — dalam doktrin artileri, 5 menit adalah estimasi waktu yang dibutuhkan radar lawan untuk melacak titik asal tembakan dan meluncurkan balasan. Dengan demikian, uji coba ini mensimulasikan tekanan temporal yang realistis.

Siklus Hide-Shoot-Scoot: Tiga Target, Satu Pola

Pola andalan yang diujikan adalah teknik hide-shoot-scoot. Setelah menembak satu voli, meriam tidak langsung mencari posisi baru yang jauh, melainkan kembali ke hide position awal. Ini dilakukan untuk mengecoh lawan yang mungkin mengarahkan tembakan balasan ke area firing point sebelumnya. Dari hide position, meriam kemudian bergerak ke alternatif firing point yang telah disiapkan peta koordinatnya. Seluruh siklus ini diulang untuk tiga target berbeda dengan jarak bervariasi:

  • Target pertama: 15 km
  • Target kedua: 18 km
  • Target ketiga: 22 km

Hasil uji menunjukkan akurasi yang impresif dengan nilai CEP (Circular Error Probable) rata-rata 25 meter pada tembakan pertama, bahkan tanpa tembakan koreksi. Komandan artileri yang memimpin latihan menegaskan bahwa keberhasilan manuver ini tidak bisa dilepaskan dari disiplin waktu kru serta koordinasi ketat dengan radar artileri medan. Radar berfungsi sebagai mata kedua yang mendeteksi jejak peluru lawan dan memberi peringatan dini jika terjadi percobaan counter-battery.

Dari perspektif taktis, uji coba ini menegaskan bahwa meriam CAESAR bukan sekadar alat tembak, melainkan sistem senjata yang dirancang untuk gerakan cepat dan kelangsungan hidup di medan perang modern. Taktik shoot-and-scoot yang dilatihkan menunjukkan bahwa kemenangan artileri tidak hanya ditentukan oleh kaliber atau daya ledak, tetapi oleh kemampuan kru untuk menembak, bergerak, dan bertahan dalam siklus yang ketat. Pelajaran utama yang dapat dipetik adalah pentingnya disiplin waktu dan koordinasi dengan aset pendukung seperti radar — dua elemen yang membuat meriam CAESAR menjadi ancaman yang sulit dihabisi di medan pertempuran.

ENTITAS TERDETEKSI
Organisasi: TNI AD, Nexter, Puslatpur Divisi 2
Lokasi: Malang, Puslatpur Divisi 2