SIMULASI
Marinir Gelar Simulasi Pertahanan Pangkalan, Antisipasi Serangan Darat hingga Udara
18 April 2026
Jakarta Selatan
1 views
Simulasi dimulai dengan peningkatan indikasi gangguan keamanan yang berujung pada serangan mendadak terhadap Kesatrian Marinir Hartono. Sebelum pasukan bergerak, komandan melaksanakan Tactical Floor Game (TFG). Pada TFG, peta medan markas diproyeksikan di lantai, lalu komandan dan staf membagi sektor pertahanan (sector sketch), menempatkan posisi senjata berat, menentukan titik blokade, serta menyusun skema komunikasi dan cadangan. TFG memastikan setiap unsur memahami peran dan area tanggung jawabnya sebelum eksekusi.
Setelah sirine berbunyi, prosedur penggelaran pasukan (steling) dijalankan. Unsur infanteri bergerak cepat menempati pos-pos pertahanan yang telah ditetapkan di perimeter, membentuk lapisan pertahanan berlapis. Unsur kendaraan tempur seperti Anoa dan komodo diposisikan di titik-titik vital sebagai titik tembak bergerak dan penghalang fisik. Unsur pertahanan udara ringan (PDR) disiagakan di atap gedung dan area terbuka untuk mengantisipasi ancaman helikopter atau pesawat rendah.
Seluruh simulasi menjadi ajang uji sistem komando dan kendali (kodal). Rantai komando dari Danpasmar hingga komandan regu dievaluasi ketat. Komunikasi menggunakan radio tempur dipantau efektivitasnya, termasuk prosedur pelaporan dan permintaan bantuan. Latihan ini bertujuan membangun respons terpadu yang cepat dan terukur, dimana kesigapan individu dan koordinasi tim menjadi kunci dalam mempertahankan integritas pangkalan dari serangan multi-arah.
ENTITAS TERDETEKSI
Organisasi: Marinir, Kesatrian Marinir Hartono