SIMULASI
13 Kali Terjun Payung, Praka Piter Tetap Gugup Saat Lompat dari Hercules di Super Garuda Shield
05 September 2026
OKU Timur, Sumatera Selatan
41 views
Operasi terjun payung dalam SGS 2026 mengikuti protokol Standby, Stand Up, Hook Up, Check Equipment, dan Jump. Prajurit melakukan pre-jump check 30 menit sebelum takeoff dengan verifikasi lima komponen utama: main parachute, reserve parachute, harness container, automatic activation device (AAD), dan helmet. Prosedur boarding Hercules C-130 mengikuti formasi stick dengan 18 penerjun per stick, ditempatkan sesuai jump order berdasarkan pengalaman dan tugas khusus.
Selama fase ascent ke ketinggian 1.200 kaki, prajurit melakukan final equipment check dengan sistem buddy check: penerjun depan memeriksa penerjun belakang. Pada ketinggian 800 kaki, jumpmaster memberikan komando Stand Up diikuti Hook Up di ketinggian 1.000 kaki. Teknik exit dari pesawat menggunakan metode static line dengan urutan: posisi tubuh membungkuk 90 derajat, tangan kiri memegang static line, tangan kanan memegang reserve parachute, lalu melompat dengan kaki bersama.
Setelah exit, parasut utama otomatis terbuka dalam 4 detik melalui static line deployment. Prajurit kemudian melakukan canopy control check: memeriksa kanopi, menguji steering toggles, dan mengamati penerjun lain. Teknik landing menggunakan PLF (Parachute Landing Fall) dengan lima titik kontak: bola kaki, betis, paha, bokong, dan punggung. Evaluasi pendaratan berdasarkan tiga parameter: jarak dari DZ (Drop Zone), integritas peralatan, dan waktu sampai assembly point.
ENTITAS TERDETEKSI
Orang: Praka Piter